Friday, May 2, 2014

PERAN INDONESIA DALAM PENANGANAN PELANGGARAN HAM KOREA UTARA

Peran Indonesia dalam Penanganan Pelanggaran HAM Korea Utara
Jumat, 2 Mei 2014

(Jakarta Humas LIPI). Sebagai bagian dari warga dunia, Indonesia memiliki tanggung jawab untuk menjaga stabilitas dan mewujudkan perdamaian dunia. Konstitusi Republik Indonesia dan politik luar negeri yang bebas aktif merupakan landasan utama bagi Indonesia untuk memastikan terpenuhinya dua kepentingan tersebut, ungkap Kepala Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Prof. Dr. Syamsuddin Haris, pada acara Seminar Jalan Panjang Penegakan dan Penghormatan Hak Asasi Manusia di Korea Utara pada Selasa (29/4), di Auditorium LIPI, Jakarta.

Syamsuddin mengungkapkan, Indonesia turut memberikan kontribusi atas upaya perbaikan situasi hak asasi manusia di Korea Utara. Sehingga Indonesia pun mendapat pelajaran bagaimana untuk menghindari tindakan pelanggaran Hak Asasi Manusia di masa depan, terangnya.

Menurut Marzuki Darusman, Special Rapporteur PBB dan anggota Komisi Penyelidik PBB, sorotan terhadap Korea Utara selama sepuluh tahun terakhir ini berkaitan dengan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) internasional. Pelanggaran berat HAM di Korea Utara perlu dihentikan. Jika tidak, maka pelanggaran serius HAM di berbagai belahan dunia akan terus terjadi karena pelanggaran yang jauh lebih berat telah dibiarkan berlangsung terus, ujar Marzuki. Riefqi Muna dari Pusat Penelitian Politik LIPI menambahkan, pelanggaran HAM di Korea Utara menjadi valid ketika suatu negara yang tertutup dipimpin diktator dan warga negara tidak memiliki akses kepada media, apalagi menyuarakan kritik. Represi di Korea Utara telah menjadi kepercayaan masyarakat internasional yang tidak terbantahkan, jelasnya. Dirinya menyatakan, peran organisasi regional seperti ASEAN semakin diperlukan perannya untuk membuka ketertutupan dan keras kepalanya rezim di Korea Utara. (dn)



» Arsip
» Diakses : 13 kali
» Dikirim : 0 kali



View the Original article

RAFLESIA LIPI TELAH “GO INTERNASIONAL”

Raflesia LIPI telah Go Internasional
Jumat, 2 Mei 2014

(Jakarta Humas LIPI). Publikasi hasil-hasil riset Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) telah masuk ke aras internasional. Pada tanggal 22 sampai 24 April lalu di kota Goyang, Korea Selatan, LIPI berpartisipasi dalam pameran International Horticulture Korea (IHK) 2014 yang memamerkan bunga dan produk hortikultura. Keikutsertaan LIPI pada pameran IHK 2014 dapat dijadikan sarana untuk memperkenalkan bahwa Indonesia kaya akan bidang hayati, kata Wakil Kepala LIPI Dr. Djusman Sajuti pada saat mengunjugi paviliun Indonesia di pameran tersebut.

Pameran IHK ini diselenggarakan atas kerja sama pemerintah kota Goyang, Korea Selatan dengan International Flower Foundation. Pameran ini diikuti oleh 30 negara termasuk Indonesia yang menampilkan Raflesia arnoldi. Bunga tersebut didatangkan dari Bengkulu dalam kondisi telah diawetkan. Selain itu, LIPI juga memajang bunga bangkai yang menjadi icon pameran itu tahun 2013. Keikutsertaan Indonesia yang diwakili LIPI untuk pameran di Korea Selatan kali ini merupakan yang kedua kalinya.

Bunga Raflesia dari Indonesia masuk kedalam 3 kategori negara yang akan dipilih menjadi icon tahun 2014 bersamaan dengan Rainbow Tulip dari Belanda serta Giant Rose dari China. Masuknya Indonesia dalam icon ini merupakan prestis dan penghargaan terhadap keanekaragaman hayati kita, ungkap Dr. Didik Widyatmoko, Kepala Kebun Raya (KR) Bogor LIPI.

Sampai saat ini KR Bogor telah mengembangkan dan berhasil menumbuhkan bunga Raflesia secara buatan. Penelitian dimulai sejak tahun 2004 dan pada tahun 2014 bunga tersebut berhasil ditumbuhkan. Kehadiran Indonesia pada pameran internasional di Korea Selatan dapat memperkenalkan kepada dunia bahwa banyak endemik langka ada di Indonesia, ungkap Sofi Mursidawati, Kepala Subbagian Jasa dan Informasi KR Bogor.

Kehadiran Indonesia pada pameran ini mendapat antusias dari masyarakat Korea yang berkunjung dan melihat secara langsung bunga tersebut. Kami pun berharap acara ini dapat menambah wawasan dunia luar tentang Indonesia. Turis manca negara dapat semakin banyak datang ke Indonesia, pungkas Djusman. (ks/ms)



» Arsip
» Diakses : 10 kali
» Dikirim : 0 kali



View the Original article

Thursday, May 1, 2014

Aplikasi "Hello Doctor" layanan dokter untuk masyarakat

Jakarta (ANTARA News) - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) membuka konsultasi kesehatan dalam jaringan "Hello Doctor" untuk memudahkan masyarakat mendapatkan saran dari dokter terkait kesehatan pribadi.

Direktur Medis "Hello Doctor" Michael Mol di Jakarta, Selasa, mengatakan "Hello Doctor" adalah solusi kesehatan berbasis teknologi bagi masyarakat untuk memperoleh akses langsung lewat perpaduan saluran internet dan telepon genggam untuk mendapatkan saran dari dokter.

"Kami berupaya memudahkan masyarakat yang memiliki telepon selular sehingga mereka bisa bertanggung jawab atas kesehatan mereka sendiri dengan cara terjangkau dan sederhana," katanya.

Ia mengatakan aplikasi ponsel tersebut dimaksudkan untuk memberi jalan keluar bagi pelanggan yang memiliki berbagai kendala dengan dokter seperti kemampuan membayar, perihal waktu dan jarak serta masalah kenyamanan.

"Diharapkan aplikasi ini dapat memfasilitasi deteksi dan penanganan dini melalui akses langsung ke Hello Doctor. Dengan begitu, masyarakat yang berlangganan bisa mendapatkan saran tepat dan mendapatkan informasi kesehatan akurat serta secara pribadi," katanya.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi memberi apresiasi terhadap kehadiran aplikasi kesehatan daring tersebut untuk pertama kalinya di Indonesia.

Menurutnya aplikasi itu dapat memudahkan masyarakat untuk berkonsultasi dengan dokter. Kendati demikian, dia tetap memberikan masukan untuk "Hello Doctor".

"Saya pikir masyarakat dimudahkan untuk mendapatkan informasi kesehatan. Tetapi perlu ada keberlanjutan untuk aplikasi ini agar ke depannya lebih baik."

"Ada baiknya Hello Doctor ini bisa memfasilitasi kebutuhan konsultasi medis bagi masyarakat yang kurang mampu, atau bisa juga aplikasi sejalan dengan kebijakan BPJS agar bisa untuk semua tidak terbatas pada kalangan tertentu saja," katanya.

"Hello Doctor" sendiri baru bisa diakses oleh masyarakat yang berlangganan menggunakan operator Telkomsel. Sehingga masih terbatas bagi masyarakat yang menjadi pelanggan untuk salah satu brand penyedia layanan jasa komunikasi tersebut.

Aplikasi "Hello Doctor" dapat berjalan di sejumlah ponsel cerdas yang kompatibel. Info lebih lanjut dapat diakses melalui laman www.hellodoctor.co.id.



View the Original article

Yahoo umumkan konten serial TV pada lamannya

Jakarta (ANTARA News) - Yahoo mengumumkan dua seri TV asli yang akan ditampilkan pada situs dan aplikasi mobile.

Hal tersebut membuat perusahaan teknologi terbaru Yahoo bergabung dengan pasar yang tumbuh cepat untuk konten video digital.

Menurut bbc.com, perusahaan seperti Netflix, Hulu, Amazon dan Microsoft telah bersaing dengan program TV tradisional untuk menarik pemirsa pada platform mereka.

Beberapa bahkan telah menandatangani kesepakatan dengan penyedia layanan internet untuk streaming video lebih cepat dan lebih lancar.

Pada Senin, Netflix mengumumkan kesepakatannya dengan Verizon, salah satu penyedia layanan internet terbesar di AS - yang akan membuat server Netflix terhubung langsung ke jaringan Verizon, sehingga jaringannya lebih cepat.

"Kami telah mencapai kesepakatan interkoneksi dengan Verizon yang kami harapkan akan meningkatkan kinerja untuk pelanggan kami selama beberapa bulan mendatang," kata Joris Evers, juru bicara Netflix, dalam sebuah pernyataan.

Perusahaan tersebut juga telah menyetujui kesepakatan serupa dengan Comcast awal tahun ini.

Yahoo mengatakan dua seri asli pertama merupakan serial komedi berjudul "Other Space and Sin City Saints".

Perusahaan tersebut mengatakan telah terdapat 500 juta video di Yahoo Screen AS sejak diluncurkan komedi tersebut tujuh bulan lalu.

"Kami terus membangun perpustakaan kami dengan komedi universal yang dicintai seperti Saturday Night Live dan Comedy Central," kata Kathy Savitt, Kepala Marketing Yahoo, dalam sebuah pernyataan.

Microsoft sedang mengembangkan serial tv Halo live-action, berdasar pada franchise video game, di mana Yahoo mengatakan dua seri aslinya juga akan tersedia untuk pemirsa di Apple TV dan Roku.

Namun, perusahaan kemungkinan menghadapi persaingan yang semakin ketat.

Awal bulan ini, Amazon menyetujui kesepakatan dengan HBO yang akan memungkinkan pelanggan AS dari layanan streaming nya, Amazon Prime, untuk menonton acara TV HBO, termasuk The Sopranos.

Ini adalah pertama kalinya program HBO dilisensikan ke online, hanya layanan berlangganan streaming.

Sementara itu, Microsoft diperkirakan akan meluncurkan dua sci-fi series, Halo and Humans, perusahaan layanan Xbox Live pada beberapa bulan mendatang.

Sony sedang mengembangkan Powers, sebuah seri tentang detektif yang menyelidiki orang-orang dengan kemampuan super, untuk PlayStation Network.(*)



View the Original article

OPPO Joy hadir di Indonesia

Jakarta (ANTARA News) - Ponsel pintar OPPO Joy R1001 resmi hadir di pasaran pada akhir April 2014.

Telepon seluler ini hadir dengan fitur-fitur khas OPPO, salah satunya off-screen gesture. Panel gesture Joy dapat dimodifikasi sebanyak 13 gestur untuk memberikan kemudahan saat mengoperasikan ponsel.

OPPO Joy dilengkapi dengan fitur gloves mode yang memungkinkan layar sentuh dapat digunakan saat menggunakan sarung tangan. OPPO juga memperkenalkan teknologi baru yang disebut HotKnot. HotKnot membuat pengguna dapat melakukan transfer data dengan menempelkan layar ponsel. OPPO mengklaim HotKnot akan mengirimkan data dengan kecepatan yang setara dengan transfer menggunakan Wifi.

"OPPO Joy hadir untuk memenuhi pasar kaum muda Indonesia yang enerjik dengan harga yang cukup terjangkau. Saat uni OPPO Joy sudah bisa didapatkan di OPPO Store seluruh Indonesia dan toko-toko yang menjual OPPO smartphone," kata Brand Director OPPO Indonesia Ivan Lau, dalam siaran pers.

OPPO Joy memiliki dua slot kartu SIM GSM/WCDMA (mini/micro) yang mendukung layanan 3G. Berbasis Android Jellybean 4.2, Joy juga dilengkapi fitur Data Monitoring dan Data Saving untuk memantau dan menghemat penggunaan jaringan data.

OPPO Joy memiliki kamera belakang beresolusi 3MP+LED dan kamera depan 0,3 megapixel. Layarnya berukuran 4 inchi IPS LCD.

Dengan prosesor Dual-core Mediatek 6572 1,3 GHz, RAM 512 MB dan baterai 1700mAh, OPPO Joy dijual seharga Rp1.699.000.



View the Original article

Satu hari di planet Beta Pictoris b cuma 8 jam

Washington (ANTARA News) - Planet Beta Pictoris b yang berada di luar sistem tata surya, berputar lebih cepat daripada bumi.

Para ilmuwan menemukan bahwa Beta Pictoris b berputar lebih cepat daripada planet-planet yang ada di sistem tata surya.

Kecepatan rotasi di ekuatornya adalah hampir 100.000 kilometer per jam Jupiter, planet terbesar dan berotasi tercepat di tata surya, berputar 47.000 kpj. Bumi berputar 1.700 kpj.

Satu hari di Beta Pictoris berlangsung selama delapan jam,
sementara Bumi 24 jam dan Jupiter 10 jam.

Ilmuwan telah menemukan sekitar 1.800 planet di luar sistem tata surya.

Baru sedikit informasi mengenai komposisi planet dan berapa lama mereka mengitari bintang induknya.

Beta Pictoris b adalah salah satu planet yang telah diteliti. Planet gas itu berjarak 63 juta tahun cahaya dari Bumi.

Beta Pictoris b berukuran besar, panas, dan muda.

Ukurannya sekitar 3.000 kali lebih besar dari Bumi dan tujuh kali lebih besar dari Jupiter.

Ia masih berusia 20 juta tahun dan masih panas akibat pembentukan. Sebagai perbandingan, bumi berusia 4,5 miliar tahun.

Bintang induknya, Beta Pictoris, diperkirakan dua kali lebih besar dan 10 kali lebih terang dari matahari.

Kecepatan rotasi Beta Pictoris b mendukung teori kecepatan rotasi berkaitan erat dengan ukuran: semakin besar, semakin
cepat.

"Kami perlu mengamati lebih banyak planet untuk mengonfirmasi ini adalah hukum alam," kata profesor astronomi University of Leiden, Ignas Snellen, seperti yang dikutip dari Reuters.

Beta Pictoris b berada di selatan konstelasi Pictor dan ditemukan enam tahun yang lalu.

Orbitnya dari bintang induk delapan kali lebih besar daripada Bumi ke matahari.



View the Original article

Peneliti temukan protein baru untuk halau HIV

Jakarta (ANTARA News) - Para peneliti dari National Cancer Institute menemukan protein baru dalam terumbu karang laut yang mampu mencegah HIV masuk ke sel-sel T- sel yang mengatur sistem kekebalan tubuh.

Protein baru ini termasuk dalam kelas yang disebut cnidarins. Cnidarins ditemukan pada karang berbulu dari laut di lepas pantai utara Australia.

Para peneliti mengatakan, jika protein ini dapat diadaptasi untuk digunakan dalam bentuk pelumas dan gel, maka ini bisa menjadi pencegah infeksi HIV.

"Selalu mendebarkan ketika Anda menemukan protein baru yang orang lain belum pernah lihat sebelumnya dan fakta protein ini muncul untuk memblokir infeksi HIV - dengan cara yang sama sekali baru - membuat ini benar-benar menarik," ujar peneliti senior dari Center for Cancer Research at the National Cancer Institute (NCI),Dr Barry O'Keefe, seperti dilansir Medical News Today.

Sementara itu, wakil peneliti studi, Dr. Koreen Ramessar, mengatakan cnidarins dapat memblokir HIV tanpa membuat virus resisten terhadap obat HIV lain.

Hal ini membuat cnidarins ideal jika dimasukkan dalam mikrobisida anti - HIV untuk kebutuhan mendesak.

Para peneliti menemukan protein ini saat menyelidiki ribuan ekstrak produk alami dalam sebuah repositori biologis NCI.

Setelah memurnikan protein ini, tim peneliti mengujinya pada strain laboratorium HIV. Dari hasil pengujian, mereka menemukan pada konsentrasi serendah sepermilyar gram , protein dapat memblokir HIV dan mencegah transmisi virus transmisi menembus sel-sel T dalam sistem kekebalan tubuh.

Mereka mengatakan, cnidarins muncul untuk mengikat virus dan menghentikannya.

"Ini benar-benar berbeda dari apa yang kami lihat dari protein lain, jadi kami pikir protein cnidarin memiliki mekanisme yang unik," ujar Dr.  Ramessar.  

Berdasarkan hasil temuan ini, tim peneliti berencana untuk mengembangkan cara-cara untuk menghasilkan protein ini dalam jumlah yang lebih besar sehingga  dapat diuji lebih luas.  Mereka juga berusaha menemukan efek samping atau kemungkinan protein cnidarin bekerja terhadap virus lainnya.

Dr. O'Keefe berharap berita tentang penemuan seperti ini akan mendorong lebih banyak ilmuwan untuk menggunakan repositori.

Penelitian ini dipresentasikan pada pertemuan Experimental Biology 2014 di San Diego pada 29 April lalu. (*)



View the Original article