Sunday, April 27, 2014

Dosen IBI Darmajaya kembangkan aplikasi Bahasa Lampung

Bandarlampung (ANTARA News) - Dosen Institut Informatika dan Bisnis (IBI) Darmajaya Lampung, Indera SKom, MTI, membuat aplikasi kamus bahasa Lampung berbasis android, untuk memudahkan masyarakat belajar bahasa Lampung yang terancam punah.

Menurut Indera, di Bandarlampung, Minggu, bahasa dan aksara Lampung merupakan salah satu unsur kekayaan budaya yang wajib dikembangkan, karena jika punah bahasa daerah akan punah pula budaya daerah yang bersangkutan.

Sayangnya, kata dia, sampai saat ini minim upaya khususnya dari pemerintah untuk melestarikan bahasa daerah.

Dia mempertanyakan, ada berapa banyak masyarakat Lampung yang mengerti dan bisa berbahasa Lampung sebagai bahasa keseharian.

Ia mengutip data Kantor Bahasa Provinsi Lampung tahun 2008, menyebutkan bahwa jumlah penutur bahasa Lampung pada kisaran angka 11,92 persen. Artinya sekitar 80,88 persen masyarakat Lampung tidak bisa berbahasa lampung.

Indera mengaku miris dengan keadaan tersebut.

Aplikasi kamus bahasa Lampung berbasis android yang telah memenangkan hibah Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemendikbud untuk kategori pemula ini, sangat memungkinkan untuk diterapkan, menyusul semakin meningkat pengguna android saat ini.

"Melihat tingginya pengguna android saat ini, saya menilai aplikasi kamus bahasa Lampung menjadi cara paling efektif untuk memudahkan mereka belajar. Bisa diakses melalui handphone seluler yang fleksibel dan mudah dibawa kemana-mana. Aplikasi ini juga memudahkan siswa mengikuti materi pelajaran bahasa daerah yang saat ini menjadi salah satu muatan lokal," ujar Indera lagi.

Lebih jauh dia menjelaskan, dengan kamus bahasa Lampung berbasis android yang dilengkapi suara (cara mengucapkannya) ini, diharapkan dapat memberi kemudahan bagi masyarakat mempelajari bahasa Lampung, serta membantu melestarikan budaya daerah yang saat ini kurang mendapatkan perhatian dari pemerintah.



View the Original article

Autodesk sempurnakan AutoCAD di seri terbaru

Jakarta (ANTARA News) - Perusahaan penyedia piranti lunak desain tiga dimensi (3D) hingga entertainment Autodesk Inc menyempurnakan aplikasi "computer-aided design" dengan meluncurkan seri terbaru AutoCAD 2015.

Vice President untuk produk AutoCAD Autodesk Inc Amy Bunszel dalam keteranga pers yang diterima Antara di Jakarta, Minggu, mengatakan AutoCAD 2015 adalah AutoCAD yang dirancang ulang yang merupakan produk paling ambisius selama lebih dari 10 tahun.

Menurut dia, para profesional dapat mendesain hampir semua ide yang dapat dibayangkan dengan produktivitas maksimum dan dapat terhubung lebih baik dibandingkan sebelumnya.

Hal pertama yang akan disadari oleh pengguna AutoCAD 2015 yaitu interface yang halus yang memberikan pengalaman yang jauh lebih kaya bagi mereka.

Dengan warna yang lebih gelap dan tampilan yang lebih modern, seri terbaru AutoCAD ini mengurangi kelelahan mata dan dengan warna yang lebih menarik, katanya.

Sementara itu fitur halaman Tab terbaru memungkinkan pengguna untuk membuka gambar baru atau yang sudah ada, sedangkan ribbon galleries dapat menghemat waktu dan dapat di-klik dengan cara mengakses konten gambar secara visual langsung dari ribbon.

Sementara itu, Senior Design Manager Artthaus Inc Levi Conover mengatakan untuk menjalankan perusahaan yang didirikan berbasis desain pihaknya sangat bergantung pada AutoCAD agar produksi tetap terorganisasi.

Menurut dia, platform AutoCAD memberikan fleksibilitas luas, dan perusahaannya telah memanfaatkannya dalam segala hal mulai dari skema rancangan gambar awal dan kolaborasi konsultan untuk meninjau kembali file DWG dengan kontraktor dengan menggunakan AutoCAD 360 Mobile pada iPad.

Fitur lainnya yang dapat mempercepat proses detailing dan dokumentasi, mencakup kemampuan untuk memformat kata-kata di dalam gambar yang mirip dengan proses pengolahan kata, dengan menggunakan fitur seperti poin otomatis dan penomoran, dan super atau subscript.

AutoCAD 2015, lanjutnya, juga menawarkan cara yang lebih mudah untuk mengakses peta digital online dan informasi lokasi geografis lainnya yang juga dapat menampilkan point cloud dan informasi komputerisasi lainnya.

Perangkat lunak ini juga dilengkapi dengan Autodesk Application Manager, sebuah fungsi baru yang dapat memberikan informasi kepada pengguna tentang produk terbaru dan produk lanjutan serta kepastian untuk mengunduh tanpa terjadi kendala.

Selain itu pengguna juga dapat memperlihatkan hasil kerja mereka dengan rasa percaya diri menggunakan teknologi TrustedDWGTM, cara paling baru dan paling akurat untuk menyimpan dan bertukar berkas desain. Teknologi tersebut dapat menjaga integritas berkas desain diseluruh alur kerja yang dapat diakses melalui komputer, cloud, dan solusi mobile.
(V002)



View the Original article

Samsung: ada 'error' pada kamera Galaxy S5

Jakarta (ANTARA News) - Samsung telah mengkonfirmasi bahwa beberapa smartphone Galaxy S5 mengalami kesalahan (error) kamera yang fatal.

Menurut The Verge, masalah yang menyebabkan kamera tidak dapat digunakan tersebut, sejauh ini hanya dilaporkan di Amerika Serikat.

Beberapa pengguna telah mengeluhkan terjadinya "Camera Failure" yang muncul saat mereka menggunakan kamera 16 megapiksel tersebut, terutama bagi pengguna yang menggunakan model Verizon Wireless.

Sampai saat ini, tidak ada alasan atau solusi yang ditemukan untuk kerusakan ini.

"Kami telah mempelajari bahwa sejumlah perangkat Galaxy S5 mungkin memiliki masalah yang menyebabkan munculnya pesan kesalahan 'Camera Failure'," kata Samsung dalam sebuah pernyataan seperti dilansir laman Digital Spy.
(*)



View the Original article

Apple akan perbaiki kerusakan langka iPhone 5

San Francisco (ANTARA News) - Apple Inc memberi tawaran untuk mengganti kerusakan tombol on-off iPhone 5.

Apple belum lama ini mengatakan bahwa kerusakan langka tersebut hanya berdampak pada "sebagian kecil" iPhone 5.

Perusahaan ini mengatakan pada laman user-support miliknya, bahwa "iPhone 5 yang diproduksi pada Maret 2013 mungkin terpengaruh masalah ini," di mana tombol tersebut berhenti atau sesekali berfungsi.

Pemilik iPhone 5 dapat mengetikkan nomor seri perangkat mereka di website Apple untuk melihat apakah smartphone mereka memenuhi syarat untuk diperbaiki.

"Apple akan menawarkan servis gratis kepada pelanggan iPhone 5 dengan model yang menunjukkan masalah ini dan memiliki nomor seri kualifikasi," kata juru bicara Teresa Brewer dalam sebuah pernyataan, Jumat.

Menurut Reuters, Apple jarang memulai program perbaikan besar-besaran untuk produknya, dan gangguan iPhone juga jarang terjadi.

Dalam insiden 2010 yang dijuluki "Antennagate," Apple mengakui bahwa iPhone 4 mungkin kehilangan sinyal saat dipegang dengan cara tertentu.

Perusahaan ini kemudian menawarkan casing ponsel gratis untuk memperbaiki masalah itu, demikian Reuters melaporkan.



View the Original article

Saturday, April 26, 2014

SIMBAT TINGKATKAN CADANGAN AIR TANAH

Simbat Tingkatkan Cadangan Air Tanah
Jumat, 25 April 2014

Bogor Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) terus menyosialisasikan teknologi tepat guna yang bisa diterapkan oleh masyarakat. Salah satunya adalah Simpanan dan Imbuhan Buatan Air Tanah (Simbat), yakni sebuah teknologi yang berguna untuk meningkatkan penyimpanan cadangan air di dalam tanah.

Teknologi Simbat diperkenalkan kepada publik dan wartawan dalam "Diseminasi Hasil-hasil Penelitian dan Kunjungan Bakohumas ke Museum Zoologi LIPI" di Cibinong Science Center, Bogor, Rabu (23/4).

Menurut peneliti pada Pusat Penelitian (Puslit) Geoteknologi LIPI Bandung, Edi Prasetyo Utomo, air merupakan kebutuhan yang sangat vital dalam kehidupan manusia. Namun, pergantian musim yang sulit diprediksi dan masalah banjir serta kekeringan, mengancam ketersediaan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Kondisi tersebut diperparah dengan kondisi kota besar yang jumlah penduduk serta pertumbuhan ekonominya semakin meningkat.

Berdasarkan hal tersebut, Puslit Geoteknologi LIPI membuat sebuah inovasi untuk merekayasa air tanah sehingga dapat digunakan untuk persediaan. "Teknologi Simbat dibuat dengan menggunakan kolam infiltrasi yang dilengkapi dengan sumur injeksi untuk menyimpan air di dalam tanah," ujarnya.

Menurutnya, teknologi ini sangat sesuai digunakan di insitusi pemerintah, apartemen, perusahaan pengembang perumahan, kondominium, serta wilayah padat penduduk dan daerah-daerah yang sulit air. Keunggulan teknologi adalah mampu menyimpan air dengan mutu air bersih, mengurangi kekeringan di musim kemarau, memperbaiki kualitas air, bahkan mengurangi dampak lingkungan, seperti banjir dengan membuat sumur injeksi.

Air adalah barang berharga, semakin langka dan akan semakin mahal. Cintai alam sekitar dengan meningkatkan konservasi sumber daya air. Tanpa penyediaan infrastruktur Simbat, ketahanan pangan hanya akan jadi impian, kata Edi.

Penulis: Fistesia Febiola Kaburuan/AB



» Arsip
» Diakses : 56 kali
» Dikirim : 0 kali



View the Original article

MURIDAN SATRIO WIDJOJO DI MATA MASYARAKAT PAPUA

Muridan Satrio Widjojo di Mata Masyarakat Papua
Jumat, 25 April 2014

Muridan Satrio di Mata Masyarakat Papua

[MANOKWARI] Jaringan Damai Papua (JDP/Papua Peace Network) menyelenggarakan diskusi publik memperingati 40 hari meninggalnya Dr Muridan Satrio Widjojo, tokoh yang sangat berjasa bagi perjuangan pembebasan orang asli Papua dari berbagai perlakuan diskriminasi. Diskusi diadakan di Aula Sekolah Teologi Fajar Timur Abepura Jayapura Provinsi Papua, Kamis (24/4).

Berdasarkan surat elektronik yang diterima SP, dan hasil konfirmasi dengan Koordinator JPD Dr Neles Tebay.

Dikatakan, salah satu karya monomental Muridan dan teman-temannya di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) adalah buku berjudul "Papua Road Map" yang mengungkap berbagai masalah di Tanah Papua.

Diungkapkan dalam buku tersebut bahwa sumber-sumber konflik Papua dikelompokan dalam empat isu.

Pertama, masalah marginalisasi dan efek diskriminasi terhadap orang asli Papua akibat pembangunan ekonomi, konflik politik, dan migrasi massal ke Papua sejak 1970. Untuk menjawab masalah ini, kebijakan alternatif rekognisi perlu dikembangkan untuk pemberdayaan orang asli Papua.

Kedua, kegagalan pembangunan terutama di bidang pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan perekonomian rakyat. Untuk itu, diperlukan semacam paradigma baru pembangunan yang berfokus pada perbaikan pelayanan publik demi kesejahteraan orang asli Papua di kampung-kampung.

Ketiga, adanya kontradiksi sejarah dan konstruksi identitas politik antara Papua dan Jakarta. Masalah ini hanya bisa diselesaikan dengan dialog seperti yang sudah dilakukan untuk Aceh.

Keempat, pertanggungjawaban atas kekerasan negara di masa lalu terhadap warga negara Indonesia di Papua. Untuk itu, jalan rekonsiliasi di antara pengadilan hak asasi manusia (HAM) dan pengungkapan kebenaran adalah pilihan-pilihan untuk penegakan hukum dan keadilan bagi Papua terutama korban, keluarganya, dan warga Indonesia di Papua secara utuh.

Keempat isu dan agenda tersebut, dirancang sebagai strategi kebijakan yang sangat terkait untuk penyelesaian konflik Papua secara menyeluruh dalam jangka panjang.

Selain itu, JDP akan melaksanakan evaluasi dan menyusun program kerja yang berlangsung dari 25-26 April mendatang di Jayapura.

Diskusi publik tersebut menampilkan empat panelis, Adriana Elisabeth dan Cahyo Pamungkas dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Riele Rusdiarty (istri almarhum Muridan S Widjojo), dan Anum Siregar dari ALDP.

Diskusi publik tersebut menampilkan empat panelis, Adriana Elisabeth dan Cahyo Pamungkas dari LIPI, Riele Rusdiarty (istri almarhum Muridan S Widjojo), dan Anum Siregar dari Forum Kajian Perjuangan dan Pembebasan Orang Papua (ALDP). [WK/J-11/N-6].



» Arsip
» Diakses : 13 kali
» Dikirim : 0 kali



View the Original article

LIPI TEMUKAN TIGA SPESIES KATAK BARU

LIPI Temukan Tiga Spesies Katak Baru
Jumat, 25 April 2014

[JAKARTA] Dua peneliti herpetofauna LIPI kembali menemukan tiga katak spesies baru dalam kurun waktu triwulan pertama 2014. Penemuan ketiga katak spesies baru dari marga Chiromantis tersebut, merupakan yang pertama di Indonesia karena sebelumnya banyak ditemukan di Asia daratan seperti Vietnam, Laos dan Myanmar.

Temuan ini dilaporkan oleh peneliti bidang zoologi Pusat Penelitian Biologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yaitu Awal Riyanto dan Hellen Kurniati. Ketiga katak spesies baru yang diberi nama Chiromantis trilaksonoi, Chiromantis baladika, dan Chiromantis nauli, terpublikasikan dalam satu artikel ilmiah pada jurnal Russian Journal of Herpetology volume 21(1) 2014.

Spesies pertama, yaitu Chiromantis trilaksonoi, yang didedikasikan untuk Wahyu Trilaksono, seorang teknisi laboratorium herpetologi Pusat Penelitian Biologi LIPI yang cukup berbakat. Sekaligus pula penghargaan kepada Wahyu, karena telah mendapatkan spesimen tersebut di sekitar rumahnya pertengahan April 2011. Wahyu lebih suka namanya diabadikan sebagai nama spesies daripada diikutsertakan dalam penulisan artikel.

Katak mungil ini berukuran 24,5 26 milimeter memiliki tubuh bagian punggung berwarna cokelat terang dengan variasi garis tak jelas berwarna? cokelat gelap membujur, bagian perut putih semi transparan, di atas rahang terdapat garis putih dari segaris tengah mata hingga tengkuk dan selaput terdapat di antara jari ketiga dan keempat tangan.

Spesies kedua adalah Chiromantis nauli. Diberi nama sesuai dengan lokasi ditemukannya, yaitu Teluk Nauli, Sibolga, Sumatera Utara. Spesies ini berwarna cokelat kekuningan polos, pada sisi perut berwarna putih kekuningan dan tidak mempunyai selaput di sela jari tangan.

Terakhir spesies ketiga adalah Chiromantis baladika, nama spesies ini diambil dari bahasa Sansekerta yang berarti prajurit pembela bangsa. Spesies ini dikoleksi dari kolam non permanen pada area kebun sawit di Sumatera Barat. Memiliki punggung berwarna cokelat dengan bercak cokelat gelap kekuningan, sisi perut putih, pada paha terdapat pola tiga buah pita gelap melintang dan terdapat garis kuning dari ujung moncong melewati dorsolateral hingga sela paha.

Peneliti zoologi Pusat Penelitian Biologi LIPI Hellen Kurniati mengatakan, marga Chiromantis yang baru dipublikasi ini menambah marga atau genus katak di Indonesia dan tentunya menambah kekayaan jenis. Nama baladika yang artinya prajurit pembela bangsa ini atas permintaan rekan-rekan Kopassus yang melakukan ekspedisi Bukit Barisan tahun 2011, katanya di Cibinong Science Center, LIPI Cibinong, Bogor.

Katak bermarga Chiromantis merupakan, kelompok Katak pohon (Rhacophoridae), umumnya berukuran kecil, bersifat arboreal, hidup di habitat yang terganggu hingga hutan primer, bersifat nocturnal dan aktif bernyanyi seusai turun hujan. Ciri khas dari marga ini terletak pada dua jari tangan bagian dalam dan dua jari tangan bagian luar bias ditekuk, sehingga dapat saling berhadapan.

Hellen menambahkan, jumlah spesies dari marga ini sebanyak 15 spesies di yang ditemukan Asia daratan. Sehingga dengan bertambahnya ketiga spesies baru ini, setidaknya di dunia telah memiliki 18 spesies marga Chiromantis. [R-15/N-6]



» Arsip
» Diakses : 44 kali
» Dikirim : 0 kali



View the Original article